SALAM BAHARI SELAMAT DATANG DI BLOG LAKSANA SAMUDERA "BAHARU MINDA BAHARI" DIVISI DATA DAN INFORMASI YAYASAN LAKSANA SAMUDERA

Wednesday, July 25, 2007

Konservasi Harimau Sumatera

Pekanbaru,16 juni 2007

Harimau Pemburu dan Manusia Tamak

Pria bule yang dikenal dengan nama Philip adalah peneliti konsultan dari Raksasa Sinar Mas yang ada di Indonesia. Philip meneliti tentang konservasi harimau sumatera. Namun, berkembang bahwa issu Konservasi tersebut hanyalah dalih bagi Sinar Mas untuk masuk ke Dumai.
Ketika ditanyakan perbandingan antara RAPP dan Sinar Mas, menurutnya keduanya adalah raksasa. inilah yang telah dan akan mengganti hutan yang ada di Riau termasuk mangrove menjadi kawasan sawit dan akasia. Memang amat mengkhawatirkan, kawasan yang memang kurang mendapat perhatian ini kelak akan juga menjadi bencana ekologi tidak hanya bagi harimau yang memiliki kawasan teritori sendiri yang tidak dapat dibatasi dengan sebuah kawasan konservasi yang juga telah dirambah manusia.
Mengapa ?,tidak karena data telah membuktikan bahwa di daerah Senepis dan kawasan lainnya di Kecamatan Sungai Sembilan yang terisolir telah dirambah para penebang liar juga perusahaan yang mengatasnamakan penebang liar tersebut hingga hutan bakau. Belum lagi Apalagi kalau diklaim itu masih hutan. Apalagi sebuah kawasan yang katanya Konservasi Harimau Sumatera. Konservasi = Pengurangan Harimau. Kalau ada harimau maka akan ada Kijang, akan ada hewan buruannya. Harimau juga tidak rakus memakan semuanya. Satu hewan mereka bagi juga untuk bersama. Sedangkan kita manusia. Mencaplok lahan untuk memperkaya komunitas kecilnya saja bahkan pribadi.
Toni yang juga menjadi perantara Philips dengan kawan-kawan aktivis tidak mampu berbuat banyak dan hanya mengiyakan kata2 Philips. Wahai, apakah memang tidak ada lagi nurani saat ini. Ketika hutan riau telah menjadi kebun2 sawit dan akasia!.
Lingkaran kejahatan lingkungan yang telah terjadi jauh di masa lalu. Masalah kawasan perbatasan tidak menarik bagi pemerintah daerah, seringkali malah diabaikan.dree

No comments: